SIAP Kontraktor

Sangat mengerti Kontraktor Indonesia!

Program Komputer Terpadu, untuk menjalankan bisnis Kontraktor secara online.

Lima Langkah Pengendalian Biaya Proyek:

Merupakan langkah konkrit yang harus dilakukan agar pengendalian biaya proyek bisa berhasil sesuai target.

Selama proyek berjalan harus selalu dimonitor oleh Project Cost Control.

Jika lima langkah ini dilakukan dengan baik dan terkendali, maka dapat dipastikan biaya proyek akan dapat dikendalikan. Terkendali artinya, realisasi biaya lebih kecil atau sama dengan RAP. Kalau realisasi biaya melebihi RAP artinya tidak sesuai target.

In Project Management: “You become what you plan."

Software Khusus Kontraktor yang sudah teruji dan lengkap serta mampu mengelola seluruh aktivitas pengendalian biaya proyek dan perusahaan secara terintegrasi dan real-time-online.


Apa masalah terbesar kontraktor dalam mengendalikan biaya proyek ?

1. Mengetahui biaya setiap pekerjaan yang telah dilaksanakan secara real time
2. Mengetahui hasil progres pekerjaan yang telah dicapai
3. Membandingkan rencana dan realisasi biaya, sehingga dapat diketahui dimana yang terjadi penyimpangan

Apabila ketiga hal tersebut tidak dapat diketahui dengan cepat, berarti penyimpangan akan bisa diketahui setelah melewati waktu tertentu, dan selama itu pula penyimpangan terus berjalan.

Setiap proyek membutuhkan hitungan Rencana Anggaran Pelaksanaa (RAP), selama proyek berlangsung dan pada setiap tahapan (dengan progres tertentu yang sudah dilaksanakan) seyogyanya harus bisa dihitung dan diketahui berapa Cost to Complete, agar jangan sampai terjadi ketika pekerjaan sudah selesai baru diketahui bahwa biaya pelaksanaan telah melampaui RAP. Dengan SIAP Kontraktor, Projected Final Cost (PFC) atau Cost to Complete bisa dimonitor setiap saat.

Teori untuk mengukur kinerja atau performance project yang paling populer adalah "EARNED VALUE", untuk mengenal lebih jauh silakan baca disini, bila Anda ingin mempelajari lebih dalam tentang Project Management kunjungi http://www.projectsmart.co.uk/earned-value-management.php, sebagai praktisi dalam Project Management wajib membaca buku PMBOK (Project Management Body Of Knowledge) yang diterbitkan oleh PMI (Project Management Instutute). Semua teori yang bagus tentang Project Management ini bisa diimplementasikan dengan baik, bila tersedia SDM dan alat (Project Management Tools) yang memadai. SIAP Kontraktor adalah alat yang tepat untuk mengelola, memonitor dan memprediksi biaya akhir proyek.

Earned Value is a technique where the project plan, actual work and work-completed value is monitored to see if a project is on the track. Artikel Earned Value oleh akademisi ITB baca disini

 

What is SIAP Kontraktor?

SIAP Kontraktor adalah ERP (Enterprise Resource Planning) untuk perusahaan kontraktor. Dirancang dengan sistem modular terpadu yaitu Akuntansi (Financial Accounting), Material Management, Project Management, Equipment Management, Asset Management dan Human Resources Management yang dipadukan secara real-time-online (Informasi status proyek bisa dilihat melalui website).

SIAP Kontraktor dirancang untuk lebih memudahkan pengelolaan proyek (Project Management) karena telah dipadukan (Integrated) dengan pengelolaan keuangan perusahaan (Financial Management) sehingga kontrol terhadap proyek (lihat disini atau live demo) dapat dilakukan pada setiap tahapan (Risk Management). Selengkapnya baca disini

SIAP Kontraktor memakai database MySQL, yang merupakan sebuah program database yang sangat handal dan digunakan secara luas diseluruh dunia. Semua modul terintegrasi dan dapat dijalankan melalui Jaringan LAN dan Internet, transaksi yang terjadi di proyek, kantor cabang dan kantor pusat dapat dikelola secara real-time-online.

SIAP Kontraktor adalah sebuah program komputer (aplikasi) yang dirancang khusus untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kontruksi atau kontraktor (Contractor Software) dengan tujuan utama sebagai “Project Cost Control” (Pengendalian Biaya Proyek) dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas sehingga menjadi sebuah alat bantu yang sangat “Power‐full” untuk mengelola seluruh kegiatan perusahaan kontraktor. Dengan mengimplementasikan SIAP Kontraktor, otomatis akan menghasilkan General Ledger, Trial Balance, Laporan Laba/Rugi dan Neraca Perusahaan. Lebih lanjut baca disini

SIAP Kontraktor untuk Pengelolaan Hutang. Perusahaan kontraktor dalam kegiatannya akan berhubungan dengan banyak pemasok, penerbitan PO, pengiriman barang dan dilanjutkan dengan penagihan oleh pemasok merupakan kegiatan yang tidak pernah habis dan berlangsung terus menerus. Verifikasi atas setiap transaksi harus dilakukan dengan sangat teliti. Kontrol terhadap PO yang pengiriman barangnya dilakukan secara bertahap, seperti beton readymix memerlukan kerja yang extra hati‐hati. Program SIAP Kontraktor menyediakan fasilitas yang dapat membuat pekerjaan ini menjadi mudah dan terkontrol dengan baik.

 

SIAP Kontraktor untuk Cost Accounting. Setiap biaya yang terjadi diproyek harus ditindaklanjuti oleh bagian akuntansi untuk dibuatkan jurnalnya. Pekerjaan pembuatan jurnal ini sangat menyita waktu, karena transaksi yang terjadi diproyek bisa sangat banyak apabila perusahaan mengelola beberapa proyek sekaligus. Program SIAP Kontraktor menyediakan fasilitas pembuatan jurnal otomatis yang akan sangat membantu bagian akunting dalam melakukan pekerjaan sehari‐hari. Dengan fasilitas ini tidak diperlukan lagi pekerjaan penginputan ulang, tetapi cukup memakai data yang sudah diinput oleh bagian‐bagian lain. Setelah menerima bukti pendukung bagian akuntansi dapat melakukan pembuatan jurnal dengan sangat cepat dan mudah. Antara lain : 1) Pembuatan Jurnal barang Masuk dari Pemasok. 2) Pembuatan Jurnal Kas Proyek. 3) Pembuatan Jurnal hasil opname pekerjaan dari SPK Mandor atau Subkontraktor. 4) Pembuatan Jurnal Pemakaian Bahan Proyek. 5) Pembuatan Jurnal pemakaian sparepart untuk alat. 6) Pembuatan Jurnal Pemakaian Barang di kantor.       

       

SIAP Kontraktor sebagai Material Management Tools
Fasilitas material manajemen berfungsi untuk mengelola seluruh kegiatan logistik, mulai dari pengelolaan permintaan dari proyek, membuat PO, pengiriman keproyek, pembuatan jurnal hutang bahan dan pencatatan tagihan dari pemasok. Dan disediakan Juga berbagai fasilitas analisa yang sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan efisiensi dalam pengelolaan material, seperti laporan harga barang maximum–minimum yang dapat menunjukkan dengan sangat rinci riwayat pembelian setiap barang. Dengan SIAP Kontraktor segala pertanyaan yang berkaitan dengan material/bahan dapat dijawab dengan sangat cepat. Berikut ini adalah informasi yang tersedia: 1) Kartu Stok setiap barang disetiap gudang, baik dikantor atau diproyek. 2) PO yang sudah dikirim. 3) PO yang belum dikirim. 4) Permintaan barang yang belum dibelikan. 5) Informasi tentang barang yang dikirim ke proyek tetapi belum diterima. 6) Barang apa saja yang dikirm dari satu proyek ke proyek lainnya. 7) Barang apa saja yang Fast moving dan Slow moving. 8) Lead time (jangka waktu pengiriman) setiap PO yang diterbitkan. 9) Berapa stok minimum yang diperlukan agar aman.

 

SIAP Kontraktor untuk Cost Estimate. Sebelum melaksanakan sebuah proyek diperlukan perencanaan, salah satunya adalah membuat Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat WBS (Work Breakdown Structure) dari lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan. Selanjutnya menghitung rencana biaya untuk setiap item pekerjaan, yang komponennya terdiri dari Bahan, Upah, Alat, Subkon dan Overhead (BUASO). Dalam pekerjaan sipil, umumnya berpedoman pada BOW (Burgerlijke Openbare Werken) atau Analisa Biaya Pekerjaan, yang kemudian disempurnakan menjadi SNI. Data BOW atau SNI atau analisa biaya yang dibuat sendiri, dapat disimpan ke dalam Program SIAP Kontraktor, dan nantinya dapat diambil ketika melakukan perhitungan RAP. Pembuatan RAP sebuah proyek dapat dilakukan oleh banyak user secara bersama-sama dalam waktu yang bersamaan secara online, sehingga menjadi mudah dan cepat.

 

 

How Can SIAP Kontraktor Help You?

Semua sudah tersedia, Anda tinggal pakai.

Save you time and effort

SIAP Kontraktor dirancang untuk lebih memudahkan pengelolaan proyek (Project Management) karena telah dipadukan (Integrated) dengan pengelolaan keuangan perusahaan (Financial Management) sehingga kontrol terhadap proyek dapat dilakukan setiap saat. Pembuatan daftar pekerjaan (Bill of Quantity) dapat diimport dari Excel, sehingga dapat menghemat waktu. Time Schedule yang umum disajikan hanya berisi grafik rencana dan realisasi progres, sekarang disajikan dalam 4 (empat) grafik, yaitu rencana progres, realisasi berdasarkan bobot kontrak, realisasi berdasarkan progres RAP dan grafik realisasi biaya proyek. Permintaan barang bisa diinput di proyek, langsung bisa diketahui dan ditindaklanjuti oleh purchasing, project manager bisa menyetujui dari HPnya, setelah barang dikirim dan diinput datanya di proyek, semua pihak terkait juga bisa langsung mengetahuinya. Semua ini akan menghemat waktu dan pekerjaan jadi lebih cepat dan efisien. Selengkapnya baca disini

(Screenshot: SIAP Kontraktor - Curva-S)

Bisa Input melalui Smart Phone atau Tablet

Kini sudah tersedia fasilitas untuk menginput data barang masuk dan opname SPK dengan Smart Phone atau Tablet melalui website http://kanti.co.id/login.php, dengan harapan penginputan data bisa dilakukan secara real-time dari proyek, oleh penerima barang atau pelaksana yang melakukan opname SPK (Live demo)

SIAP Kontraktor faham betul dengan kebutuhan Anda, mulai dibangun tahun 1992 (versi DOS dengan nama SiAktor) oleh Team yang berpengalaman dalam bidang Kontraktor dan Akuntansi, serta masukan dari banyak pemakai yang sudah mewakili harapan Anda.

Input Data Barang Masuk dan Opname SPK, kini menjadi lebih mudah, karena bisa pakai Smart Phone.

@Mega, Yogya

Screen capture SIAP Kontraktor

Prinsip Dasar Pengendalian Proyek

Prinsip pertama, harus membuat rencana (Planning) !!!,
karena kalau tidak ada rencana, berarti tidak ada pengendalian !
Tanpa rencana kita tidak pernah tahu apa yang menyimpang.
Sebelum menyusun rencana biaya, sebuah proyek harus di breakdown menjadi bagian-bagian kecil sehingga menjadi pekerjaan yang terukur dan mempunyai volume serta satuan pekerjaan. Prinsip ini biasa disebut WBS (Work Breakdown Structure)
Misal:
Kode Uraian Pekerjaan Satuan Volume
A Pekerjaan Pondasi    
A.01 Pondasi Pasangan Batukali    
A.01.01 Galian Tanah M3 150,20
A.01.02 Urugan Tanah kembali M3 50.05
A.01.03 Urugan pasir tebal 10 cm M3 6,30
A.01.04 Pasangan Batukali camp 1Pc: 5Ps M3 95,40
A.02 Beton Bertulang  
A.02.01 Pondasi Foot Plate Beton Bertulang M3 12,65
A.02.02 Sloof Beton Bertulang uk. 20x40 M3 6,50

Langkah berikut adalah menghitung kebutuhan Bahan, Upah dan Alat untuk setiap item pekerjaan, dalam konstruksi sipil biasa dikenal dengan istilah BOW atau analisa SNI atau Analisa biaya satuan pekerjaan. Dengan menetapkan harga satuan bahan, upah dan alat, akan didapat harga satuan pekerjaan.
Pada umumnya sebuah proyek sudah ditetapkan kapan harus mulai dan berapa hari waktu yang tersedia untuk menyelesaikannya.
Dengan waktu yang tersedia harus ditetapkan waktu mulai dan selesai setiap item pekerjaan.
Rencana waktu pelaksanaan biasanya dituangkan dalam sebuah grafik Bar Chart. Kemudian diringkas menjadi sebuah Time Schedule Curva-S
Biaya dalam sebuah proyek dikelompokkan dalam 5 (lima) kelompok utama yaitu :

Biaya Bahan, adalah nilai bahan yang dipakai, bukan yang dibeli.

Biaya Upah, adalah nilai opname SPK upah yang sudah selesai dikerjakan, ditambah biaya upah yang dibayar tunai melalui kas proyek.

Biaya Alat, adalah biaya opname SPK alat yang sudah selesai dikerjakan, ditambah biaya sewa yang dibayar tunai melalui kas proyek.

Subkontraktor, adalah biaya opname SPK subkon yang sudah selesai dikerjakan.

Biaya Overhead, adalah biaya opname SPK overhead yang sudah selesai dikerjakan, ditambah biaya sewa yang dibayar tunai melalui kas proyek. Ditambah dengan biaya yang dikeluarkan dari kas kantor dan dibebankan sebagai biaya proyek, misal biaya gaji.
Progres proyek merupakan kumpulan dari progres yang didapat dari item pekerjaan yang sudah dikerjakan, dapat diukur dari volume atau prosentasi yang sudah diselesaikan.
Progres harus dihitung dalam 2 (dua) kondisi yaitu:
Progres yang dilaporkan kepada pemilik proyek , dan progres yang sesungguhnya dikerjakan dalam ukuran intern perusahaan berdasarkan volume RAP.
Kinerja proyek dikatankan BAIK bila biaya lebih kecil dari nilai progres yang telah dihasilkan, dan sebaliknya Kinerja proyek dikatakan BURUK bila biaya lebih besar dari nilai progres yang dicapai.

Live demo Project Control dan Live Demo Control SPK

Apabila rentang waktu evaluasi aktivitas proyek, dilakukan setiap bulan ada resiko penyimpangan tersebut tidak dapat diperbaiki berhubung pekerjaan yang meyimpang tersebut sudah selesai dikerjakan. Apabila rentang waktu monitoring dilakukan setiap minggu maka bila terjadi penyimpangan masih tersedia waktu untuk berbenah pada sisa pekerjaan yang belum selesai.
Monitoring dan evaluasi dapat dilakukan bila tersedia cukup data, yaitu data realisasi biaya dan hasil progres. Dengan memakai SIAP Kontraktor Anda dapat melakukan evaluasi setiap waktu, dengan konsekwensi setiap biaya harus dicatat secara real time setiap hari. Apakah bisa ?
Jawabnya bisa karena pencatatan biaya dilakukan pada tangan pertama diproyek melalui Smart Phone.

   Lihat Video

What are people saying about SIAP Kontraktor?

Anda ingin mengetahui SIAP Kontraktor lebih lanjut?

More than 1000 users are using SIAP Kontraktor every day

Get SIAP Brochure Now

Get SIAP Proposal Now

Choose Colour